SELAMAT DATANG DI PSPS KEBANGGAANKU
iklan banner gratis

Berada di posisi manakah PSPS Pekanbaru di ISL musim 2010-2011 ???

Isnaini Menambah Motivasi Pemain PSPS

Keberhasilan M. Isnaini lolos mengikuti Training Camp Timnas Indonesia Agustus mendatang memberikan dampak positif bagi rekan-rekan satu tim nya di PSPS Pekanbaru.

Salah satunya adalah devender andalan PSPS Edi Sibung. Edi yang merupakan salah satu defender terbaik selama gelaran ISL musim lalu ini mengatakan, suksesnya Isnaini dipanggil mengikuti TC Timnas Indonesia memotivasi rekan satu timnya termasuk dirinya sendiri untuk dapat mengikuti jejak Isnaini.

Impian tersebut tidak menutup kemungkinan bagi Edi untuk dapat dipanggil ke Timnas merah putih. Pemain bernomor punggung 70 berusia 28 tahun ini, pada gelaran Perang Bintang ISL musim 2009/2010 turut memperkuat lini belakang Tim All Star menghadapi Arema Indonesia..

Para pemain PSPS Pekanbaru berharap agar Isnaini dapat menunjukan performa terbaiknya seperti yang selama ini ditunjukan pada kompetisi Indonesia Super League musim lalu.

Enggan Beberkan Nilai Kontrak Pemain

Setelah sempat menunggu keputusan perpanjangan kontrak, akhirnya 15 pemain PSPS tetap akan dipertahankan. Sayangnya, hingga kini manajemen PSPS belum memutuskan nilai kontrak para pemain.

Pelatih PSPS, Abdulrahman Gurning menjelaskan, kepastian untuk mempertahankan seluruh pemain tersebut diketahui setelah seluruh pemain bertemu dengan Asisten Manager, Dityo dan Ferdiansyah, Kamis (29/7) kemarin.

Sayangnya, Abdulrahman Gurning tidak menyebutkan nilai kontrak pemain. Bahkan, managemen PSPS juga enggan menjelaskan berapa nilai kontrak masing - masing pemain.

"Mereka memilih bertahan di PSPS meski belum bertemu langsung dengan manager. Dan saya rasa ke lima belas pemain yang dipertahankan itu tidak perlu bertemu manager pun tidak jadi persoalan," ujar Gurning.

Sikap diam juga dilakukan para pemain PSPS. "Lebih baik kita tidak membicarakan masalah berapa nilai kontrak itu. Biarlah managemen yang bicara," ujar para pemain.

Sikap tertutup manajemen PSPS ini dikritik, M Nepos. Padahal, uang yang digunakan PSPS buat merekrut pemain bersumber dari APBD Pekanbaru dan Riau,

"Buat apa disembunyikan dari publik berapa nilai kontrak pemain PSPS. Sebab, hal ini akan berdampak buruk bagi tim karena ketidaktransparan itu sendiri. Apalagi, PSPS selalu saja mengaku kekurangan dana dan apabila tidak terbuka kepada masyarakat pastinya sulit untuk merekrut donatur," ujar Nepos.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ke 15 pemain yang dipastikan bergabung dengan PSPS itu adalah, Dzumafo E Herman, M Isnaini, Ade Suhendra, Putut Waringin Jati, Edi Sibung, Dedy Gusmawan, Danil Junaidi, April Hadi, Pance Haryanto, Dede Sulaiman, Septia Hadi, Rusdianto, M Zahrul, Agus Cima dan Bannaken Bassoken kembali mempertahankan tim kebanggaan masyarakat Riau.

Isnaini Optimis Satu Tempat Di Timnas

Striker andalan PSPS Pekanbaru M Isnaini diprediksi bakal mengisi posisi striker untuk Timnas Indonesia. Bambang Pamungkas yang bermain di Persija Jakarta bakal menjadi saingan terberat M Isnaini dalam perebutan posisi striker. Pada ISL musim lalu, M Isnaini berhasil menoreh 15 gol dan menjadi pemain lokal dengan prestasi mencetak gol yang gemilang.

Meskipun torehan gol Bambang tak sebaik Isnaini, namun pemain andalan Persija ini sudah menjadi langganan untuk mengisi posisi striker Timnas Indonesia. M Isnaini yang mendapat tawaran dari Timnas tersebut mengaku senang pasalnya dapat membawa nama Riau dan kota Pekanbaru ke pentas akbar sepakbola Indonesia. Jika lolos seleksi tahap kedua Isnaini akan mengikuti Training Camp penuh pada Agustus sampai Desember mendatang serta persiapan menghadapi Piala AFF tahun 2010 yang akan diselenggarakan di Indonesia dan Vietnam.

Isnaini Dipanggil TC Timnas

KERJA keras M Isnaini berbuah manis. Striker PSPS ini mewujudkan impiannya masuk Timnas Indonesia. Isnaini dipanggil PSSI untuk ikut TC (training centre) di Jawa Barat mulai 1 Agustus mendatang. Isnaini mengaku tak menyangka dirinya dipanggil bersama 21 pemain lainnya.

‘’Pertama saya ditelepon langsung oleh salah satu pengurus PSSI, Selasa (28/7) petang. Saat itu saya sedang santai-santai di rumah. Saat ditelepon seakan tak percaya. Perasaan senang dan syukur bercampur aduk karena impian saya tercapai,’’ ujarnya kepada Riau Pos, kemarin.

Namun mantan striker Riau Pos FC ini mengaku dirinya tetap harus berjuang. Pasalnya, saat ini dirinya baru dipanggil untuk TC dan akan ada pencoretan lagi nantinya. ‘’Saya akan berjuang keras untuk tetap bertahan nantinya,’’ ujar pemain kelahiran Pekanbaru, 10 September 1981 ini.

Ya, 21 pemain yang dipanggil akan diseleksi lagi dan memungkinkan ada pencoretan lagi. Tak hanya itu, PSSI juga akan menambah pemain lagi hasil pantauan dari empat tim semifinal Piala Indonesia seperti Persipura, Arema, Sriwijaya FC dan Persik Kediri. TC ini direncanakan berlangsung hingga 18 Oktober.

Isnaini juga berharap dengan pemanggilan TC timnas ini, masa depannya bersama PSPS musim ini cepat diselesaikan. Hingga kemarin, PSPS belum mencapai kesepakatan dengan 15 pemain yang akan dipertahankan, termasuk Isnaini. ‘’Saya ingin deal kontrak selesai sebelum berangkat TC timnas biar saya tenang,’’ ujarnya.

Isnaini tak menampik dirinya bisa saja tergiur dengan tawaran kontrak yang nilainya lebih besar dari klub lain. Bahkan, ia mengaku sudah dikontak manajemen Persija yang menawari kontrak Rp600 juta dan Semen Padang menawari Rp400 juta.

Sementara itu di PSPS, musim lalu dirinya dihargai jauh di bawah tawaran kedua klub ini. ‘’Kalau bisa nilainya naiklah jika dibandingkan tahun lalu. Kalau tidak, bukan tak mungkin tawaran dari klub lain menggoda saya. Tapi, saya tak meminta berlebihan,’’ ujarnya.

Gurning Optimis
‘’Saya optimis Isnaini dipertahankan. Secara teknik dan skill memang Isnaini tak begitu menonjol dibandingkan dengan striker langganan Timnas yang dipanggil. Tapi, untuk urusan semangat juang, Isnaini berada di rangking teratas dari semua striker yang ada di Indonesia saat ini. Itu yang saya lihat,’’ ujarnya.

Selain faktor semangat juang, Gurning yakin Isnaini bertahan adalah karena faktor pelatih Alfred Reidl. Gurning mengatakan pelatih asing tak akan melihat nama besar pemain, tapi semangat juang pemain menjadi salah satu kreteria.

‘’Pelatih asing tak kenal pemain Indonesia. Tapi, kalau pelatih Timnas orang Indonesia maka yang masuk Timnas orangnya akan itu-itu saja. Hal ini sudah saya alami dulu,’’ ujar pelatih asal Kisaran ini.

Kepergian Isnaini masuk TC timnas nanti menurut Gurning sedikitnya akan mempengaruhi dirinya mempersiapkan skuad PSPS untuk Liga Super 2010/2011. Pasalnya, Isnaini baru diizinkan bergabung dengan klub beberapa hari saat PSPS akan bertanding. Namun dirinya yakin Isnaini akan mampu beradaptasi.

Asykar Theking Tetap Total Dukung PSPS

Meski berlabel Pekanbaru, namun tim PSPS saat ini justru harus menjamu tamu-tamunya di Kuantan Singingi. Meski pindah tempat untuk berlaga, namun dukungan terhadap tim kesayangan warga Pekanbaru, terus mengalir.

"Dukungan kami tidak akan pernah pudar walaupun PSPS harus pindah ke Kuansing saat menjamu lawannya di musim ISL tahun depan. Sebab, ribuan massa tetap akan kita kerahkan ke sana untuk menjadi sporter," ujar Boy Sobirin selaku penggerak massa Asykar Theking kepada metroriau.com, Selasa (27/7).

Boy mengakui, saat ini tidak ada stadion yang lebih cocok selain di Kuantan Singingi untuk menjamu lawan-lawan PSPS, selama stadion Kaharudin Nasution Rumbai dalam proses renovasi.

Mengenai transportasi para sporter, pihaknya akan berusaha keras mencarikan solusi meski harus merekrut para donatur baik dari pihak kalangan masyarakat Pekanbaru maupun dari Kuansing.

"Saya yakin, PSPS ini sudah diminati seluruh masyarakat Riau. Jadi, kita akan mencari donatur agar mau membantu para sporter dalam hal transportasi. Kita tidak mungkin dapat bekerja sendiri tanpa melibatkan warga tempatan. Dan inilah terobosan yang akan kita lakukan," tambah Boy.

BERITA TERPOPULER

Video Ketajaman Dzumafo Musim Lalu